Archive for April, 2009
mo telepon gratis sepanjang hari ????????
Apr 15th
dear Teman2 semua,
Manfaatkan kelemahan sistem ponsel Anda sehingga Anda bisa main telepon dengan GRATIS, kemana saja, berapapun lamanya!!!Yang dibutuhkan adalah cuma beberapa menit untuk mempelajari tulisan ini dengan teliti sekaligus langsung mempraktekkannya ke ponsel Anda. Inilah yang akan saya share ke teman-teman sekalian.
Langkah Pertama :
Catat spesifikasi ponsel Anda meliputi :
1. Merk (misal Nokia, Siemens, Motorola, dll)
2. Jenis (misal 3210, M35, 3310, T18S)
3. No IMEI (optional, tapi sebaiknya dicatat, kalau ada masalah)
Langkah Kedua :
Siapkan segera no telpon yang akan dituju, serta amati kuat sinyal pada indikator. Sebaiknya sinyal pada posisi maksimum,artinya Anda tidak boleh terlalu jauh dari base station, atau bila Anda berada dalam ruangan tertutup, sebaiknya Anda keluar atau mencari tempat dimana kuat sinyal diterima maksimal.
Pastikan no telepon yang Anda tuju siap untuk menerima telepon, ini bisa Anda lakukan dengan menelepon, kemudian tutup (missed call). Bila sedang sibuk, tunggu sampai idle.
Langkah Ketiga :
Lakukan prosedur eksekusi berikut :
1.Tekan tombol bintang
2.Tekan tombol angka konversi untuk merk Anda :
Nokia : 23 Blackberry : 16
Motorolla : 17 LG : 12
Sony Ericsson : 45 all china branded (gsm) : 66
Samsung : 19 all china branded (cdma) : 76
Siemens : 20 all cdma kecuali china branded : 676
Untuk merk lain sedang dalam proses pencarian.
3.Tekan tombol seri ponsel Anda :
Misal :
Nokia N3210 = 3210 Sony Ericssons K 500 = 500
Blackberry 8830 = 8830 Motorolla Z 700 = 700
Jadi ambil angkanya saja.
4.Tekan tombol pagar (#)
5.ikuti dengan nomor telepon yang akan dituju :
Format : kode negara + kode wilayah + no telepon
Kalau yang ditelepon di Medan, nomernya 580566, maka harus ditekan: 6261580566
Atau sebelumnya konfirmasi dulu dimana posisi yang akan di telepon
Keterangan Kode negara : 62 dan Kode wilayah : 062
Begitu juga dengan gsm hampir sama
6.Tekan tombol pagar (#)
Jadi sebagai contoh kalau saya punya ponsel Nokia 3210, dan ingin menelpon ke Palembang dengan no telepon 370066(kode kota 0711), maka saya harus menekan : *233210#62711370066#
Silahkan periksa sekali lagi sebelum kita melakukan eksekusi terakhir!!!
LANGKAH TERAKHIR : VERY IMPORTANT THING
Pastikan pada layar ponsel Anda tertera karakter dengan urutan yang benar! Kesalahan penggunaan bisa menyebabkan kartu Anda tidak berlaku lagi, dan saya tidak bertanggungjawab untuk hal tersebut. Jadi silakan periksa sekali lagi.
Sebelum Anda tekan Enter atau Call, yang harus Anda perhatikan bahwa anda HARUS segera mematikan ponsel pada hitungan antara detik ke-2 dan ke-3!!! Tidak boleh LEBIH dan tidak boleh KURANG!!! Anda bisa melakukannya pada detik ke 2.1 atau 2.4 atau 2.7 setelah penekanan tombol Call.
Sebaiknya Anda mempersiapkan jam tangan, lebih baik bila ada stopwatch-nya. Setelah itu Anda bisa bicara sepuasnya, mau beberapa jam, mau beberapa hari atau bahkan berbulan-bulan, mau berteriak sekerasnya, dijamin Anda tidak akan mengeluarkan biaya kecuali yang telah dijelaskan di atas. Sebaiknya Anda berbicara jangan di depan muka umum, karena akan memalukan Anda sendiri. dah puas?
Kalau sudah puas atau sudah lelah berbicara, silakan nyalakan kembali ponsel Anda, siapa tahu ada orang yang serius mau menghubungi Anda. Kasihan dia, mau menelepon Anda tapi masuk ke mailbox terus.
selamat mencoba dan semoga berhasil asalkan anda mengikuti dengan seksama semua langkah langkah tersebut diatas secara berurutan.
salam aIs
Facebook dan YouTube Pada Jam Kerja Menjadikan Anda Karyawan yang Lebih Baik
Apr 8th
Apakah Anda pernah tertangkap sedang menggunakan situs jejaring sosial semacam Facebook atau Twitter? Jangan khawatir, karena menurut sebuah studi dari Australia, mereka yang berselancar internet untuk hiburan pada jam kantor memiliki peningkatan produktivitas dibandingkan mereka yang tidak. leisure time
University of Melbourne melakukan studi dan menemukan bahwa orang-orang yang menggunakan Internet untuk keperluan pribadi rata-rata memiliki produktivitas 9% lebih tinggi daripada mereka yang tidak menggunakannya.
Penulis studi, Bren Coker, dari departemen management and marketing, mengatakan “workplace Internet leisure browsing,” atau WILB membantu mempertajam konsentrasi pekerja.
“Orang-orang perlu keluar sebentar untuk mendapatkan kembali konsentrasi mereka,” kata Coker pada situs universitas ( www.unimelb.edu.au/)
“Istirahat yang singkat dan ringan ,seperti berselancar di Internet memungkinkan pikiran untuk mengistirahatkan dirinya, yang menciptakan konsentrasi bersih yang lebih tinggi dalam sehari kerja, dan sebagai hasilnya, peningkatan produktivitas,” katanya.
Menurut studi yang dilakukan pada 300 pekerja, 70% pekerja yang menggunakan Internet pada jam kerja melakukan WILB.
Aktivitas WILB yang paling popular diantaranya adalah mencari informasi mengenai sebuah produk, membaca situs berita online, bermain game online dan menonton video di YouTube.
“Perusahaan sudah membuang jutaan dollar untuk software yang dapat memblokir akses karyawan untuk menonton video, menggunakan situs jejaring sosial atau berbelanja online dengan anggapan bahwa hal tersebut akan membebani biaya produktivitas bernilai jutaan dollar,” kata Coker. “Namun keadaan tidak selalu seperti itu.”
Namun, kata Coker studi ini dilakukan hanya kepada orang-orang yang menggunakan waktu berselancar kurang dari 20% dari total waktu kerja mereka di kantor.
“Mereka yang memiliki tingkah laku seolah kecanduan internet akan memiliki tingkat produktivitas yang lebih rendah daripada mereka yang tidak,” katanya.
Klik di sini untuk sumber artikel.
hakikat sukses
Apr 4th
Sebuah Renungan tentang KESUKSESAN untuk diri kita yang kita dapat setiap hari.
Sukses itu sederhana,
Sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya,
Sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata kiyosaki/tung desem waringin/the secret,
sukses itu tidak perlu dikejar,
SUKSES adalah SAYA, ANDA & KITA SEMUA.
karena kesuksesan terbesar ada pada
diri kita sendiri….
Bagaimana kita tercipta dari pertarungan jutaan sperma
untuk membuahi 1 ovum,
itu adalah sukses yang pertama KITA !
Bagaimana KITA bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat,
itulah kesuksesan KITA yang kedua…
Ketika KITA ke sekolah bahkan bisa menikmati studi S1,
di saat tiap menit ada 10 siswa drop out karena
tidak mampu bayar SPP,
itulah sukses KITA yang ketiga…
Ketika KITA bisa bekerja di PT. INDO MULYA
di saat 46 juta orang menjadi pengangguran,
itulah kesuksesan KITA yang keempat….
Ketika KITA masih bisa makan tiga kali sehari,
di saat ada 3 juta orang mati kelaparan setiap bulannya
itulah kesuksesan KITA yang kelima…
Sukses itu terjadi setiap hari,
Namun KITA tidak pernah menyadarinya. ..
Saya sangat tersentuh ketika menonton film Click! yg dibintangi Adam Sandler,(ada yg pernah nonton gak neh ?? makanya jangan kebanyakan nonton sinetron, film2 yang bermutu jadi gak nafsu ngeliatnya khann )
“Family comes first”, begitu kata2 terakhir kepada anaknya sebelum dia meninggal…
Saking sibuknya Si Adam Sandler ini mengejar kesuksesan,
ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak & istrinya,
bahkan tidak sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri,
keluarga nya pun berantakan,
istrinya yang cantik menceraikannya, anaknya jadi ngga kenal siapa ayahnya… (maklum sering diluar pulau he…he….).
Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris
supaya bukunya bisa terus2an jadi best seller
dengan membuat sukses menjadi hal yg rumit
dan sukar didapatkan.. . termasuk kita2 juga yang membuatnya sukses dengan membeli bukunya he…he…..
Sukses tidak melulu soal harta,rumah mewah,mobil terbaru, jam Rolex,pensiun
muda,menjadi pengusaha,punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik seperti
Donald Trump & resort mewah di Karibia…
Tapi buat saya pribadi yang bisa hidup dengan sederhana ,
saya rasa sukses memiliki arti yang berbeda…
Sukses adalah mencintai & bangga terhadap diri KITA sendiri,
mengerjakan apa yang KITA sukai kapan saja dan di mana saja….
Sukses sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala rahmat Tuhan,
sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik kehidupan KITA,
pada saat KITA gembira, KITA gembira sepenuhnya,
sedangkan pada saat KITA sedih, KITA sedih sepenuhnya,
setelah itu KITA sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi.
Sukses
sejati adalah hidup benar di jalan Allah,
hidup baik, tidak menipu, apalagi menjadi pribadi yang jujur, ikhlas &
selalu rendah hati, (yeeeeeeee pengen banget).
Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan,
tidak lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit,
sukses sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan,keadaan, dan kekurangan
KITA apa adanya dengan penuh syukur.
Kadang kita berfikir Hidup ini kok lucu,
kita seperti mengejar fatamorgana,
bila dilihat dari jauh,
mungkin kita melihat air/emas di kejauhan,
namun ketika kita kejar dng segenap tenaga kita
& akhirnya kita sampai,
yang kita lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja
oh…ternyata hanya . …… itu impian KITA
Lucu bila setelah Anda membaca tulisan di atas
Namun Anda masih mengejar fatamorgana tsb
ketimbang menghabiskan waktu Anda yg sangat berharga
untuk sungkem sama orangtua yg begitu mencintai Anda,
memeluk hangat istri/kekasih Anda,
mengatakan “I love you” kepada orang-orang yang anda cintai:
orang tua, istri, anak, sahabat-sahabat
Anda.
Lakukanlah ini selagi KITA masih punya waktu,
selagi KITA masih sempat,
salam
aIs
comment nya dunksssssssssssssss
(Tak kenal maka tak sayang, nek gak comment tak tendang loh)
ST 12 Jangan Pernah Berubah
Apr 4th
Wiksssssssss, lagu ST 12 Jangan Pernah Berubah
Mungkin teman teman semua pernah mendengarkan lagu tersebut atau bahkan barang kali merupakan lagu kebangsaaan ya, khususnya yang masih dalam masa berpacaran he….he…..
Tapi yang mau aku bahas dalam postingan kali ini adalah hanya judulnya saja tidak termasuk isi syair lagu itu. Karena menurut aku syair lagu itu nggak nyambung dech dengan kondisi sekarang he….he….. Jelas aja itu lagu cinta.
Kita sering kali tidak mau berubah,tentu ada kalanya perubahan ke arah positif ,kadang negatif dan di sini tentu saya membagi tips untuk ke arah positif ,pokoknya ke arah kemauan lebih baik yang kita inginkan tapi ya semua itu tergantung kita juga, saya juga belum tentu bisa mengikuti atau mengadopsi apa yang dimaksudkan dengan hal hal dibawah ini karena postingan ini hanya sebagai share untuk sesama. Ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk atau jelek tapi jangan dipraktekkan pada saat kita ke mesjid atau mushalla ya.
Iniloh yang harus kita pikirkan, lakukan dan review :
1. BELIEF SYSTEM/apa yg tertaman di pikiran kita/makna yg kita berikan
apa yg tertanam di pikiran bisa di ubah dengan hipnoterapy,nlp,seft,eft ,gello tapping ,dan teknik yg lain
2. FIND THE STRONGLY REASON/CARI ALASAN YG KUAT
dapat ditemukan dengan cara membayangkan apa faedahnya jika saya berubah dan apa tidak nikmatnya jika saya tidak berubah
3. THE CLEARLY AND DETAIL TARGET/tujuan yg jelas
jika tanpa tujuan anda akan sulit berubah ,dapat dilakukan dengan focus dan memberi impian
4. LEARN FROM THE BEST/belajar dari yg terbaik
artinya belajar dari org yg sudah berhasil,org yg berpengalaman,org yg sudah melakukan, jika anda belajar dari kombinasi dari 3 macam org tersebut cendrung anda berhasil lebih cepat
5.JUST DO IT/ LAKUKAN SAJA
jika anda hanya belajar dari 4 poin diatas tanpa mempraktekan hasilnya adalah NOOOOL
6. SELECT/CHOOSE THE RIGHT WAY/PILIH CARA YG TEPAT
sesudah anda melakukan seperti poin ke 5 di atas pantau cara yg sudah mendekati perubahan
7. WATCHING OF ALL/PANTAU SEMUA POIN DI ATAS
apa yg dilakukan sudah mendekati perubahan yg kita inginkan atau menjadi dari yg kita inginkan,yg mendekati kita dukung dan yg tidak mendukung kita stagnankan/freezekan
8.FLEXIBILITY/FLEKSIBEL
jika belum berhasil kearah perubahan yg diinginkan artinya anda belum ketemu cara yg tepat ,pantau lagi poin 1,2,3 lagi ,serius gali lagi poin 4,5,6
9.MUST DO TO THE TARGET/NGOTOT SAMPAI TARGET TERCAPAI
ngotot itu muncul keyakinan yg kuat bahwa anda pasti berubah dan poin yg ke-7
Itulah yang aku maksud dengan gak nyambung nya syair lagu ST 12 Jangan Pernah Berubah he….he….
salam
aIs
PD (percaya diri)
Apr 4th
dear Teman semua,
Kali ini aku mencoba memaparkan sesuatu atau kata yang sering kali kita ucapkan, PD (percaya diri).
Sering kali kita mendengar ucapan dari teman seperti ” ah elo, masak seh gitu aja kok nggak PD” etc . . . .. .
Dalam bahasa gaul harian, pede yang kita maksudkan adalah percaya diri. Semua orang sebenarnya punya masalah dengan istilah yang satu ini. Ada orang yang merasa telah kehilangan rasa kepercayaan diri di hampir keseluruhan wilayah hidupnya. Mungkin terkait dengan soal krisis diri, depresi, hilang kendali, merasa tak berdaya menatap sisi cerah masa depan, dan lain-lain. Ada juga orang yang merasa belum pede dengan apa yang dilakukannya atau dengan apa yang ditekuninya. Ada juga orang yang merasa kurang percaya diri ketika menghadapi situasi atau keadaan tertentu. Berdasarkan praktek hidup, kita bisa mengatakan bahwa yang terakhir itu normal dalam arti dialami oleh semua manusia. Aku juga sering mengalami hal tersebut terutama apabila pada suatu waktu aku harus bertemu dengan kolega dan aku kurang menguasai suatu materi yang harus disampaikan.
Sebenarnya apa sih yang kita maksudkan dengan istilah pede itu? Kalau melihat ke literatur ilmiahnya, ada beberapa istilah yang terkait dengan persoalan pede ini. Di sini saya hanya ingin menyebutkan empat saja:
1. Self-concept: bagaimana Anda menyimpulkan diri anda secara keseluruhan, bagaimana Anda melihat potret diri Anda secara keseluruhan, bagaimana Anda mengkonsepsikan diri anda secara keseluruhan.
2. Self-esteem: sejauh mana Anda punya perasaan positif terhadap diri Anda, sejauhmana Anda punya sesuatu yang Anda rasakan bernilai atau berharga dari diri Anda, sejauh mana Anda meyakini adanya sesuatu yang bernilai, bermartabat atau berharga di dalam diri Anda
3.Self efficacy: sejauh mana Anda punya keyakinan atas kapasitas yang Anda miliki untuk bisa menjalankan tugas atau menangani persoalan dengan hasil yang bagus (to succeed). Ini yang disebut dengan general self-efficacy. Atau juga, sejauhmana Anda meyakini kapasitas anda di bidang anda dalam menangani urusan tertentu. Ini yang disebut dengan specific self-efficacy.
4. Self-confidence: sejauhmana Anda punya keyakinan terhadap penilaian Anda atas kemampuan Anda dan sejauh mana Anda bisa merasakan adanya “kepantasan” untuk berhasil. Self confidence itu adalah kombinasi dari self esteem dan self-efficacy (James Neill, 2005)
Berdasarkan itu semua, kita juga bisa membuat semacam kesimpulan bahwa kepercayaan- diri itu adalah efek dari bagaimana kita merasa (M1), meyakini (M2), dan mengetahui (M3) atau lebih enaknya kita sebut dengan 3M ( kayak product accesories ya ). Orang yang punya kepercayaan diri rendah atau kehilangan kepercayaan diri memiliki perasaan negatif terhadap dirinya, memiliki keyakinan lemah terhadap kemampuan dirinya dan punya pengetahuan yang kurang akurat terhadap kapasitas yang dimilikinya. Ketika ini dikaitkan dengan praktek hidup sehari-hari, orang yang memiliki kepercayaan rendah atau telah kehilangan kepercayaan, cenderung merasa / bersikap sebagai berikut :
1. Tidak memiliki sesuatu (keinginan, tujuan, target) ya.ng diperjuangkan secara sungguh-sungguh
2.Tidak memiliki keputusan melangkah yang decissive (ngambang)
3.Mudah frustasi atau give-up ketika menghadapi masalah atau kesulitan
4.Kurang termotivasi untuk maju, malas-malasan atau setengah-setengah
5.Sering gagal dalam menyempurnakan tugas-tugas atau tanggung jawab (tidak optimal)
6.Canggung dalam menghadapi orang
7.Tidak bisa mendemonstrasikan kemampuan berbicara dan kemampuan mendengarkan yang meyakinkan
8.Sering memiliki harapan yang tidak realistis
9.Terlalu perfeksionis
10.Terlalu sensitif (perasa)
Sebaliknya, orang yang kepercayaan diri bagus, mereka memiliki perasaan positif terhadap dirinya, punya keyakinan yang kuat atas dirinya dan punya pengetahuan akurat terhadap kemampuan yang dimiliki. Orang yang punya kepercayaan diri bagus bukanlah orang yang hanya merasa mampu (tetapi sebetulnya tidak mampu) melainkan adalah orang yang mengetahui bahwa dirinya mampu berdasarkan pengalaman dan perhitungannya.
Berbagai studi dan pengalaman telah menjelaskan bahwa kepercayaan diri seseorang terkait dengan dua hal yang paling mendasar dalam praktek hidup kita.
Pertama, kepercayaan diri terkait dengan bagaimana seseorang memperjuangkan keinginannya untuk meraih sesuatu (prestasi atau performansi) . Ini seperti dikatakan Mark Twin: “Apa yang Anda butuhkan untuk berprestasi adalah memiliki komitment yang utuh dan rasa percaya diri. “
Kedua, kepercayaan diri terkait dengan kemampuan seseorang dalam menghadapi masalah yang menghambat perjuangannya. Orang yang kepercayaan dirinya bagus akan cenderung berkesimpulan bahwa dirinya “lebih besar” dari masalahnya. Sebaliknya, orang yang punya kepercayaan diri rendah akan cenderung berkesimpulan bahwa masalahnya jauh lebih besar dari dirinya. Ini seperti yang diakui Mohammad Ali. “Satu-satunya yang membuat orang lari dari tantangan adalah lemahnya kepercayaan diri.”
Kesimpulan Bandura (Dr. Albert Bandura, 1994), menjelaskan bahwa self-efficacy yang bagus punya kontribusi besar terhadap motivasi seseorang. Ini mencakup antara lain: bagaimana seseorang merumukan tujuan atau target untuk dirinya, sejauh mana orang memperjuangkan target itu, sekuat apa orang itu mampu mengatasi masalah yang muncul, dan setangguh apa orang itu bisa menghadapi kegagalannya.
Tak hanya Bandura yang kesimpulan semacam itu. Pakar pendidikan juga punya kesimpulan yang bernada sama. Self-efficacy yang bagus akan menjadi penentu keberhasilan seseorang (pelajar) dalam menjalankan tugas. Mereka lebih punya kesiapan mental untuk belajar, lebih punya dorongan yang kuat untuk bekerja giat, lebih tahan dalam mengatasi kesulitan dan lebih mampu mencapai level prestasi yang lebih tinggi (Pajares & Schunk, The Development of Achievement Motivation, San Diego: Academic Press, 2002.).
Sisi-sisi Negatif.
Secara normal bisa dikatakan bahwa semua orang ingin memiliki kepercayaan diri yang tinggi atau kuat. Ini misalnya terkait dengan dua hal yang sudah kita bahas di muka. Hanya memang ada satu hal yang perlu kita waspadai bahwa ada beberapa sisi-sisi negatif di balik kepercayaan diri yang tinggi itu. Sisi-sisi negatif ini perlu kita kelola secara proporsional agar tidak membuahkan sikap dan perilaku yang merugikan atau merusak. Di antara sisi negatif itu adalah:
1. Arogansi. Kita merendahkan orang lain (looking down atau humiliate) karena merasa lebih tinggi atau lebih di atas. Arogansi seperti ini ditolak oleh semua tatanan nilai di dunia ini. Sah-sah saja kita merasa lebih dari orang lain tetapi yang paling penting di sini adalah jangan sampai kita memandang rendah orang lain, apalagi menghina baik dengan kata-kata maupun perbuatan.
2. Merasa paling benar sendiri dan tidak bisa menerima kebenaran milik orang lain. Terkadang memang ada alasan untuk merasa benar tetapi yang perlu kita waspadai adalah munculnya perasaan paling benar yang membuat kita menyimpulkan orang lain semua salah. Biarpun kita benar tetapi kalau kita merasa semua orang lain salah, ini bisa membuat kita salah.
3.Menolak opini orang lain / tidak bisa mendengarkan pendapat orang lain, saran orang lain, tidak mau mengambil pelajaran dari pengalaman orang lain atau keras kepala (stubbornness). Opini orang lain memang tidak semuanya perlu kita dengarkan tetapi juga tidak semuanya perlu ditolak. Ada hal-hal positif yang bisa kita ambil dari opini orang lain. Konon, salah satu faktor yang membuat para pengusaha ambruk setelah mengalami kejayaan adalah karena menolak mendengarkan opini orang lain, menolak belajar dari orang lain, bersikap fleksibel terhadap perubahan. Mereka menjadi orang yang tertutup oleh pengalaman kejayaannya selama ini.
4.Memiliki model komunikasi yang agresif, otoriter, bergaya memaksa atau tanpa empati. Model komunikasi demikian kerap menimbulkan kualitas hubungan yang kurang “sincere”, di samping juga lebih banyak mengundang konflik, perlawanan atau resistensi. Secara naluri, orang lain akan lebih nyaman bila didekati dengan model komunikasi yang empatik, asertif atau persuasif.
5.Kurang perhitungan terhadap bahaya potensial atau kurang perhatian terhadap hal-hal yang detail. Berani menghadapi tantangan, punya keyakinan yang tinggi atas kemampuan dalam mengatasi masalah atau berpikir “beyond the technique” itu memang positif dan dibutuhkan. Tetapi jika ini membuat kita terbiasa menyepelekan, menganggap enteng atau careless, sembrono, dan semisalnya, tentu membahayakan.
6.Kurang bisa mempercayai kapasitas orang lain atau terlalu perfeksionis dalam menilai orang lain. Tidak mudah mempercayai omongan orang lain atau tidak mudah mempercayai penjelasan orang lain atas kemampuannya sebelum ada bukti-bukti yang nyata, memang ini dibutuhkan. Ada kalanya kita tidak bisa 100% mempercayai orang lain. Tetapi akan jadi masalah jika kita tidak bisa mempercayai orang lain untuk semua hal, tidak bisa mendelegasikan pada orang lain untuk semua pekerjaan, selalu underestimate, selalu ingin menjadi “polisi” atas orang lain dan semisalnya, ini bisa menyusahkan diri sendiri.
7.Punya penilaian-diri yang “over”, mematok imbalan yang terlalu tinggi, menuntut diperlakukan secara terlalu idealis. Sah-sah saja kita punya penilaian diri yang setinggi langit sekali pun, mematok “harga” setinggi-tingginya, namun jika itu malah membuat hidup kita sempit, berarti kita perlu memunculkan pemikiran alternatif dan belajar menjadi fleksibel. Jangan sampai kita patah gara-gara kita terlalu keras. Jangan sampai pula kita tidak bisa membedakan antara tahu diri dan tidak tahu diri dalam praktek. Bedanya sangat tipis.
Sisi-sisi negatif yang saya sebutkan di atas mungkin bisa kita sebut dengan istilah “terlalu pede”. Ini juga berbeda dengan pede. Menurut kaidah yang berlaku dalam praktek hidup, sesuatu yang sudah terlalu, itu biasanya jelek dan dipandang jelek.
Membangun Kepercayaan diri
Bagi sebagian kita yang punya masalah seputar rendahnya kepercayaan- diri atau merasa telah kehilangan kepercayaan diri, mungkin Anda bisa menjadikan langkah-langkah berikut ini sebagai proses latihan:
1. Menciptakan definisi diri positif.
Steve Chandler mengatakan, “Cara terbaik untuk mengubah sistem keyakinanmu adalah mengubah definisi dirimu.” Bagaimana menciptkan definisi diri positif. Di antara cara yang bisa kita lakukan adalah:
o Membuat kesimpulan yang positif tentang diri sendiri / membuat opini yang positif tentang diri sendiri. Positif di sini artinya yang bisa mendorong atau yang bisa membangun, bukan yang merusak atau yang menghancurkan.
o Belajar melihat bagian-bagian positif / kelebihan / kekuatan yang kita miliki
o Membuka dialog dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang bisa kita lakukan, dari mulai yang paling kecil dan dari mulai yang bisa kita lakukan hari ini.
Selain itu, yang perlu dilakukan adalah menghentikan opini diri negatif yang muncul, seperti misalnya saya tidak punya kelebihan apa-apa, hidup saya tidak berharga, saya hanya beban masyarakat, dan seterusnya. Setelah kita menghentikan, tugas kita adalah menggantinya dengan yang positif, konstruktif dan motivatif. Ini hanya syarat awal dan tidak cukup untuk membangun kepercayaan diri.
2. Memperjuangkan keinginan yang positif
Selanjutnya adalah merumuskan program / agenda perbaikan diri. Ini bisa berbentuk misalnya memiliki target baru yang hendak kita wujudkan atau merumuskan langkah-langkah positif yang hendak kita lakukan. Entah itu besar atau kecil, intinya harus ada perubahan atau peningkatan ke arah yang lebih positif. Semakin banyak hal-hal positif (target, tujuan atau keinginan) yang sanggup kita wujudkan, semakin kuatlah pede kita. Kita perlu ingat bahwa pada akhirnya kita hanya akan menjadi lebih baik dengan cara melakukan sesuatu yang baik buat kita. Titik. Tidak ada yang bisa mengganti prinsip ini.
3. Mengatasi masalah secara positif
Pede juga bisa diperkuat dengan cara memberikan bukti kepada diri sendiri bahwa kita ternyata berhasil mengatasi masalah yang menimpa kita. Semakin banyak masalah yang sanggup kita selesaikan, semakin kuatlah pede. Lama kelamaan kita menjadi orang yang tidak mudah minder ketika menghadapi masalah. Karena itu ada yang mengingatkan, begitu kita sudah terbiasa menggunakan jurus pasrah atau kalah, ini nanti akan menjadi kebiasaan yang membuat kita seringkali bermasalah.
4. Memiliki dasar keputusan yang positif.
Kalau dibaca dari praktek hidup secara keseludapat membukuhan, memang tidak ada orang yang selalu yakin atas kemampuannya dalam menghadapi masalah atau dalam mewujudkan keinginan. Orang yang sekelas Mahatma Gandhi saja sempat goyah ketika tiba-tiba realitas berubah secara tak terduga-duga. Tapi, Gandhi punya cara yang bisa kita tiru: “Ketika saya putus asa maka saya selalu ingat bahwa sepanjang sejarah, jalan yang ditempuh dengan kebenaran dan cinta selalu menang. Ada beberapa tirani dan pembunuhan yang sepintas sepertinya menang tetapi akhirnya kalah. Pikirkan ucapan saya ini, SELALU”. Artinya, kepercayaan Gandhi tumbuh lagi setelah mengingat bahwa langkahnya sudah dilandasi oleh prinsip-prinsip yang benar.
5. Memiliki model / teladan yang positif
Yang penting lagi adalah menemukan orang lain yang bisa kita contoh dari sisi kepercayaan dirinya. Ini memang menuntut kita untuk sering-sering membuka mata melihat orang lain yang lebih bagus dari kita lalu menjadikannya sebagai pelajaran. Saking pentingnya peranan orang lain ini, ada yang mengatakan bahwa kita bisa memperbaiki diri dari dua hal: a) pengalaman pribadi (life experiencing) dan b) duplicating (mencontoh dan mempelajari orang lain).
aku akan buktikan hal tersebut !
semoga juga teman teman juga bisa sama sama membuktikan hal tersebut
salam
aIs
dari berbagai sumber tapi untuk 1 tujuan